Mungkin sebagian besar dari Teman Trada yang sering mengunjungi fasilitas umum seperti mall atau tempat perbelanjaan telah familiar dengan balok penghenti mobil di tempat parkir, namun tidak mengetahui apa namanya. Mungkin sebagian lagi sudah mengetahui namanya.
Sesuai dengan fungsinya, balok penghenti mobil ini bernama car stopper atau kanstin. Benda ini tidak hanya berfungsi sebagai penahan mobil, namun ia juga berguna sebagai penanda yang dapat memudahkan saat memarkirkan mobil.
Kanstin biasanya berada di atas blok paving, perkerasan beton, atau aspal. Untuk satu lokasi parkir kendaraan mobil biasanya terpasang dua kanstin dengan lebar berjarak sama seperti spasi antara kedua ban dan ketinggian 10-20 cm.
Tinggi kanstin dilarang untuk melebihi 20 sentimeter, sebab apabila terlalu tinggi, maka ia akan menyerempet bagian mobil seperti spoiler dan bemper mobil. Untuk jenisnya, kanstin terbagi menjadi beberapa golongan berikut ini
Jenis car stopper
Terdapat 3 jenis kanstin untuk saat ini. Mereka memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
- Berbahan karet
Kanstin berbentuk segitiga berbahan karet atau rubber heavy duty cocok untuk kendaraan mobil penumpang standar. Untuk proses pemasangan kanstin ini biasanya menggunakan dynabolt ke lapisan perkerasan.
- Berbahan beton
Selain car stopper berbahan karet, kanstin beton pun bisa digunakan sebagai penghenti mobil penumpang. Untuk pemasangannya, metode yang digunakan bisa dilakukan dengan cara menempelkan dynabolt ke perkerasan lantai.
Seringkali, terdapat beberapa kekurangan pada titik lubang dynabolt yang dipunyai oleh kanstin beton, karena lubang tersebut adalah titik lemah munculnya keretakan dan demolition pada kanstin.
Metode pemasangan kanstin berbahan beton selanjutnya adalah menempatkan sebagian dari tinggi kanstin di dalam tanah.
Dengan hal ini, kanstin dapat dijepit oleh perkerasan jalan dan ia akan memiliki ketahanan benturan yang lebih kuat serta tahan lama.
- Berbahan besi
Jenis car stopper yang ketiga ini cukup memudahkan pada saat pemasangan. Ia bisa diinstal dengan menyesuaikan tingginya ban kendaraan, seperti kendaraan bermuatan yang mempunyai ban lebih tinggi daripada mobil penumpang reguler.
Dynabolt juga digunakan dalam pemasangan kanstin berbahan besi.
Nah, begitulah ketiga jenis kanstin yang ada pada masa kini. Jika ingin mengetahui detail dari metode pemasangannya, maka ketahuilah langkah-langkah berikut ini.
Cara memasang car stopper
Terdapat 5 cara memasang kanstin. Proses ini mengutamakan perkerasan jalan dan galian.
- Langkah pertama yang dapat dilakukan yaitu menandai perkerasan jalan atau lantai.
- Akan tetapi, apabila perkerasannya telah ada atau tersedia, maka perkerasan yang terdapat penanda dipotong dengan memakai mesin pemotong lantai.
- Setelah itu, dapat melakukan pembongkaran perkerasan yang telah dipotong pada sebelumnya.
- Kemudian letakkanlah kanstin di dalam galian tersebut.
- Langkah terakhir, lanjutkanlah dengan mengisi spasi atau rongga bekas bongkaran menggunakan perkerasan lantai misalnya beton maupun aspal.
Jadi, itulah cara pemasangan kanstin. Lantas bagaimana dengan manfaat dipasangnya kanstin ini? Untuk mengetahuinya, sebaiknya jangan lewatkan informasi di bawah ini.
Fungsi car stopper
Selain untuk sebagai balok pembatas pada tempat parkir umum, kanstin juga dapat dipasang dalam garasi rumah. Jadi, ini akan memudahkan untuk memarkir kendaraan dengan rapi, terutama untuk yang memiliki banyak mobil.
Tidak hanya itu, dengan menginstal kanstin, mobil akan jarang berpotensi untuk mendapatkan kelecetan dan kerusakan pada bagian bawah mobil, sehingga tidak akan merogoh saku untuk mengeluarkan lebih banyak dana perbaikan mobil.
Nah, begitulah beberapa jenis dan fungsi dari car stopper atau kanstin. Apakah tertarik untuk memasang beberapa di dalam garasi rumah?